MASIGNALPHA101

Sejarah Tangerang, beberapa fakta Tangerang yang jarang diketahui.

Sejarah Tangerang, beberapa fakta Tangerang yang jarang diketahui.
Monday, September 24, 2018

Tangerang, adalah suatu daerah di provinsi Banten yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Tangerang sendiri saat ini terdiri dari 1 Kabupaten (kab. Tangerang) dan 2 Kota ( Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan).

Jauh sebelum Tangerang maju pesat seperti saat ini, terdapat kisah yang jarang di ketahui oleh warga Tangerang sendiri.




Berawal dari Sultan Ageng Tirtayasa yang mengutus tiga temanggung untuk membuat kampung pertahanan di tanah yang perbatasan langsung dengan Batavia, Ketiga Tumenggung itu adalah, Tumenggung Aria Yudhanegara, Aria Wangsakara, dan Aria Jaya Santika.
Ketiga tumenggung itu diberi tugas mengawasi VOC di Batavia serta menyerang VOC yang melakukan monopoli perdagangan yang merugikan Banten.

Ketiga tumenggung mulai menempati daerah untuk membangun pertahanan di daerah Tigaraksa yang sekarang menjadi pusat administrasi kab. Tangerang. Tigaraksa sendiri berarti Tiga Tiang, sebuah penghormatan kepada ketiga tumenggung yang menjadi pimpinan pada saat itu lalu diabadikan sebagai nama daerah di Tangerang.

Ketiga tumenggung itu diberi gelar kehormatan oleh kerajaan Banten dengan nama "Maulana". Maka ketiga tumenggung itu disebut juga sebagai "Tiga Maulana"

Dijadikannya Tangerang menjadi benteng pertahanan, membuat Koloni Belanda menyebut Tangerang sebagai "Beteng" atau "benteng".


Salah satu putra Sultan Ageng Tirtayasa, Pangeran Soegiri, membuat sebuah tugu di dekat pinggiran sungai cisadane.

tugu yang dibangun Pangeran Soegri  disebut dengan nama "Tengger" atau "tangran", yang dalam bahasa Sunda berarti "tanda".

Prasasti yang tertera di tugu tersebut ditulis dalam huruf Arab ”gundul” berbahasa Jawa kuno yang berbunyi :

”Bismillah pget Ingkang Gusti.
Diningsun juput parenah kala Sabtu
Ping Gangsal Sapar Tahun Wau
Rengsena perang netek Nangaran
Bungas wetan Cipamugas kilen Cidurian
Sakabeh Angraksa Sitingsun Parahyang”.


Dalam bahasa Indonesia berbunyi :

”Dengan nama Allah Yang Maha Kuasa.
Dari Kami mengambil kesempatan pada hari Sabtu.
Tanggal 5 Sapar Tahun Wau
Sesudah perang kita memancangkan tugu.
untuk mempertahankan batas Timur Cipamungas (Cisadane) dan Barat Cidurian.
Semua menjaga tanah kaum Parahyang.


Seiring waktu, ketiga Maulana gugur satu persatu dalam pertempuran. hingga singkat cerita, Banten harus merelakan Tangerang untuk dikuasai oleh Belanda.
Lalu Belanda menjual tanah yang ada di Tangerang kepada orang-orang Batavia dan Tionghoa, maka muncul lah tuan tanah (Tionghoa) di Tangerang.

Pada masa kependudukan Jepang, wilayah Jakarta yang diubah menjadi perkotaan, membuat daerah Tangerang di buat sebagai kabupaten sebagai penopang wilayah kota Jakarta.

Semakin majunya Tangerang, pada Tanggal  28 Februari 1993 terbentuklah Kota Tangerang, daerah otonom yang terpisah dari kabupaten Tangerang dan merupakan pemekaran dari kabupaten Tangerang.

Setelah Kota Tangerang terbentuk, pada tanggal 28 Oktober 2008 pembentukan Kota Tangerang Selatan diresmikan oleh Mentri Dalam Negri,  Matdiyanto

Hingga saat ini Tangerang Terdiri dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.


Dari sejarah singkat Tangerang di atas, ada beberapa fakta yang tidak sedikit dari warga Tangerang yang tidak mengetahuinya.

Fakta tersebut adalah :

1. Nama Tangerang berasal dari Tugu yang di buat oleh pangeran Soegiri.

Ada beberapa versi penyebutan Tangerang.
pertama, tugu itu disebut dengan nama "tangran" yang lama kelamaan berubah menjadi nama "Tangerang".
Kedua, nama  "Tengger" yang di padukan dengan kata "perang" atau "Tengger Perang" yang berarti "Tanda Perang", merujuk pada tugu yang dibuat karena terjadi peperangan di wilayah tersebut (Tangerang).
Untuk versi yang kedua ini di yakini sebagai asal usul dari nama "Tangerang" namun dibaca "Tanggerang" (double G).

2. Tugu Yang dibuat Pangeran Soegiri terletak di kelurahan Gerendeng atau lebih tepatnya di ujung jalan otista Kota Tangerang. Tidak banyak warga Kota Tangerang yang mengetahui di daerah tersebut terdapat tugu yang menjadi asal usul nama Tangerang.


3. Tangerang yang menjadi benteng pertahanan membuat Tangerang dijuluki "benteng". Ini yang menyebabkan terbentuknya nama "Benteng Viola' untuk pendukung club' sepakbola Persita Tangerang dan "Benteng Mania" untuk Persikota Kota Tangerang.

4. Tangerang juga ikut andil dalam masa kemerdekaan Republik Indonesia. Pernah terjadi perang Lengkong dan perang Serpong di Tangerang.


Di Tangerang juga terdapat nama pahlawan yang di abadikan sebagai nama jalan, Daan Mogot. Mungkin fakta ini sudah banyak yang mengetahuinya.


Cukup sekian artikel saya ini, semoga bermanfaat...